PERAN PEMUDA SEBAGAI GENERASI BANGSA
PERAN PEMUDA SEBAGAI GENERASI BANGSA
Penyusun :
Siti Aisyah (B04219033)
Siti Mayasaroh (B04219034)
Kelas D1 Manajemen Dakwah

Pembimbing :
Baiti Rahmawati,M.Sos
PROGRAM STUDI MANAJEMEN DAKWAHFAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA
2020
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
Kata Pengantar..........................................................................2
Daftar Isi...................................................................................3
Peran Pemuda Sebagai Generasi Bangsa
a. Pemuda dan Identitas...................................................
b. Peranan Pemuda dalam Masyarakat..............................
Kesimpulan..............................................................................43
Daftar Pustaka..........................................................................44
PERAN PEMUDA SEBAGAI GENERASI BANGSA
A.Pemuda dan Identitas
KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kami kemudahan sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Shalawat serta salam semoga terlimpahkan kepada baginda tercinta yaitu Nabi Muhammad SAW yang kita nantikan Syafa`at nya di akhirat nanti.
Makalah ini membahas tentang peran pemuda sebagai generasi bangsa. Pemuda memiliki peran yang sangat vital dalam kehidupan kebangsaan Indonesia.
Terima kasih kepada dosen pembimbing mata kuliah IAD/IBD yamg telah banyak memberikan pengetahuan dalam menyusun tugas ini serta kepada semua pihak yang telah membantu.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh sebab itu, penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca, khususnya dari dosen pembimbing dan teman-teman mahasiswa.
DAFTAR ISI
Kata Pengantar..........................................................................2
Daftar Isi...................................................................................3
Peran Pemuda Sebagai Generasi Bangsa
a. Pemuda dan Identitas...................................................
b. Peranan Pemuda dalam Masyarakat..............................
Kesimpulan..............................................................................43
Daftar Pustaka..........................................................................44
PERAN PEMUDA SEBAGAI GENERASI BANGSA
A.Pemuda dan Identitas
Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan, dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa datang. Sebagai calon generasi penerus yang akan menggantikan generasi sebelumnya. Secara internasional, WHO menyebut sebagai” young people” dengan batas usia 10-24 tahun, sedangkan usia 10-19 tahun disebut ”adolescenea” atau remaja. International Youth Year yang diselenggarakan tahun 1985, mendefinisikan penduduk berusia 15-24 tahun sebagai kelompok pemuda.[1]
Definisi yang kedua, pemuda adalah individu dengan karakter yang dinamis, bahkan bergejolak dan optimis namun belum memiliki pengendalian emosi yang stabil.Pemuda menghadapi masa perubahan sosial maupun kultural.
Sementara itu secara etimologi pengertian pemuda menurut KBBI adalah orang muda laki laki, menurut WHO pemuda adalah seseorang yang berusia 10 sampai 24 tahun (young people), sedangkan untuk usia 10 sampai 19 tahun disebut WHO menyebutnya dengan adolescenea/ remaja. Sedangkan menurut RUU kepemudaan Arti pemuda adalah inidvidu yang berusia 18 sampai dengan 35 tahun.
Menurut Mulyana (2011) Pengertian pemuda ialah individu yang memiliki karakter dinamis, artinya bisa memiliki karakter yang bergejolak, optimis, dan belum mampu mengendalikan emosi yang stabil.Dan menurut Koentjaraningrat(1997).kepemudaan/pemudaadalah suatu fase yang berada dalam siklus kehidupan manusia, dimana fase tersebut bisa kearah perkembangan atau perubahan.
Menurut Terminologi berdsarkan pendapat para ahli Menurut mukhlis (2007:1) “ pemuda adalah suatu generasi yang dipundaknya dibebani bermacam-macam harapan, terutama dari generasi lainya. Hal ini dapat dimengerti karena pemuda diharapkan sebagai generasi penerus.
a.Pemuda sebagai identitas
Dari pendapat para ahli di mengenai pengertian tentang kepemudaan bisa dapat di peroleh suatu pengertian bahwa pemuda adalah kaum muda generasi penerus pemegang estafet kepemimpinan bangsa yang mana di tangan merekalah kemajuan dan kemunduran bangsa ini..peran semua pihak harus saling berkesinambungan agar semua pihak yang turut serta dan berkepentingan dalam penanganannya benar-benar menggunakan suatu pedoman sehingga pelaksanaannya dapat terarah, menyeluruh, dan terpadu serta dapat mencapai sasaran dan tujuan yang dimaksud.
Pemuda sebagai penerus bangsa, berarti pemuda sebagai harapan bangsa.negara banyak berharap pada para pemuda agar bisa memakmurkan negara[2]. Dalam hal ini alasan negara mengapa memilih pemuda sebagai penerus bangsa dan memberikan kepercayaan penuh pada pemuda dalam memakmurkan negara.karena pada masa sebelumnya pemuda memiliki semangat yang berkobar dalam memerdekakan negara ketika di jajah hingga merdeka. hingga cukup dengan alasan itulah negara memercayakan kemakmuran negara di masa yang akan datang pada pemuda.
Bagi negara, pemuda adalah kebanggaan,lebih harapan, dan cita-cita. mencerdaskan anak bangsa merupakan suatu kewajiban agar tercapainya yang ketentuannya sudah di atur oleh Undang Undang Dasar dasar negara 45 ndang-Undang Nomor 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan adalah pengakuan sejarah perjuangan bangsa Indonesia telah mencatat peran penting pemuda yang dimulai dari pergerakan Budi Utomo tahun 1908, Sumpah Pemuda tahun 1928, Proklamasi Kemerdekaan tahun 1945, pergerakan pemuda, pelajar, dan mahasiswa tahun 1966, sampai dengan pergerakan mahasiswa pada tahun 1998 yang telah membawa bangsa Indonesia memasuki masa reformasi. dalam menciptakan dan menjamin mutu pendidikan yang merupakan salah satu sarana yang di gunakan untuk memajukan bangsadalam proses pembangunan bangsa, pemuda merupakan kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan sebagai perwujudan dari fungsi, peran, karakteristik, dan kedudukannya yang strategis dalam pembangunan nasional.Seperti yang di gambarkan ayat Al Quran berikut ini yaitu tentang bagaimana dan seperti apa sosok pemuda seperti apa yang dapat diharapkan mampu membangun negeri ini? Dalam Al-Quran digambarkan pemuda Ashhabul kahfi, yaitu sekelompok anak muda yang memiliki integritas moral (iman).
نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُم بِالْحَقِّ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى
”Mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.” (QS al-Kahfi [18]: 13).
Karakteristik pemuda yang digambarkan itu adalah;
Pertama, pemuda yang selalu menyeru kepada alhaq (kebenaran)
”Dan di antara orang-orang yang Kami ciptakan ada umat yang memberi petunjuk dengan hak, dan dengan yang hak itu (pula) mereka menjalankan keadilan.” (QS Al-A’raf [7]: 181).
Kedua, mereka mencintai Allah dan Allah pun mencintai mereka
”Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Maidah [5]: 54).
Ketiga, mereka saling melindungi dan saling mengingatkan satu sama lain serta taat menjalankan ajaran agama
”Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya.Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS At-Taubah [9]: 71).
Keempat, mereka adalah pemuda yang memenuhi janjinya kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Allah berfirman, ”(Yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian.” (QS Ar-Ra’d [13]: 20).[3]
Kelima, mereka tidak ragu-ragu dalam berkorban dengan jiwa dan harta mereka untuk kepentingan Islam.”Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah.Mereka itulah orang-orang yang benar.” (QS Al-Hujurat [49]: 15).
Keenam, pemuda yang (tumbuh) selalu beribadah kepada Allah dan hatinya senantiasa terpaut dengan masjid
apabila dalam suatu generasi mempunyaipemuda dengan kemampuan intektualitas yang mumpuni akan menjadikan negara tersebut dapat bersaing dalam skala internasional.Pemuda merupakan asset bangsa yang yang sangat pokok bagi suatu bangsa ,terlebih dilihat dari sejarah bangsa Indonesia sendiri tidak lepas dari peran pemuda pada masa itu yang memiliki semangat dan perjuangan yang dapat di jadikan contoh oleh pemuda pada zaman sekarang tentunya bukan dalam hal medan perang dan fisik melain semangat untuk terus melakukan pembaharuan kehidupan menuju hal yang lebih maju dan yang berdasarkan pemikiran maju dan terbuka dengan kegigihanya semangatnya .Adanya pemuda dapat menjadi revolusi kemajuan bangsa dan dapat menjadi generasi penerus, yang akan melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya, dan generasi yang harus melangsungkan estafet pembangunan secara terus-menerus. Pemuda akan kehilangan fungsinya sebagai penerus fungsinya, karena pemuda akan menghadapi berbagai permasalahan, pemuda memiliki potensi yang melekat pada dirinya dan sangat penting artinya sebagai sumber daya manusia.Oleh karena itu, berbagai potensi positif yang dimiliki generasi muda ini harus digarap, dalam arti, di kembangkan dan di bina sehingga sesuai dengan asas, arah, dan tujuan pengembangan dan pembinaan generasi muda di dalam jalur-jalur pembinaan yang tepat serta senantiasa bertumpu pada strategi pencapaian tujuan nasional, sebagaimana terkandung didalam Pembukaan Undana-Undang Dasar 1945 alinia IV.
Dalam hal ini, hakikat kepemudaan dicari atau ditinjau dari dua asumsi pokok, sebagai berikut:
Pertama,penghayatan mengenai proses perkembangan manusia bukan sebagai suatu kontinum yang sambung-menyambung tetapi fragmentaris, terpecah-pecah, dan setiap fragmen mempunyai artinya sendiri-sendiri. Pemuda dibedakan dari anak dan orang tua dan masing-masing fragmen itu mewakili nilai sendiri. Oleh sebab itu, arti setiap masa perkembangan hanya dapat dimengerti dan dinilai dari masa itu sendiri. Tidak mengherankan kalau masa romantisme akan tumbuh subur dalam pendekatan ini. Dinamika pemuda tidak lebih dari usaha untuk menyesuaikan diri dengan pola-pola kelakuan yang sudah tersedia, dan setiap bentuk kelakuan yang menyimpang akan dicap sebagai sesuatu yang anomalis, yang tak sewajarnya. Dan jika itu ditantang oleh kaidah-kaidah sosial yang sudah melembaga, maka hal itu akan terjelma dalam bentuk adanya jurang pemisah antara generasi muda dan generasi tua.
pemuda dalam arah kehidupan itu sendiri. Tafsiran-tafsiran klasik didasarkan pada anggapan bahwa kehidupan mempunyai pola yang banyak sedikitnya sudah tertentu dan ditentukan oleh mutu pemikiran yang diwakili oleh generasi tua yang bersembunyi dibalik tradisi. Dinamika pemuda tidak dilihat sebagai sebagian dari dinamika kehidupan atau lebih tepat sebagian dari dinamika wawasan kehidupan.
Berdasarkan data yang ditemukan tentang jumlah generasi muda di dunia saat ini bahwa pada abad ke-20 ini, mayoritas penduduk dunia terdiri dari generasi muda. Lebih dari separuh jumlah penduduk Indonesia berusia di bawah 19 tahun. Amerika Serikat, 30 juta penduduknya berada pada usia antara 18-25 tahun. Word Bank melaporkan bahwa unsur pertengahan rata-rata penduduk dunia 17 tahun. Dalam keadaan seperti ini nampak jelas bahwa masalah generasi muda bukanlah masalah dalam lingkup yang kecil dan terbatas. Generasi muda zaman ini menempati posisi strategis dan khas, karena merekalah yang paling terkena oleh perkembangan zaman, dan terlibat dalam arus zaman tersebut.
Pembentukan kepribadian remaja dan Pemuda kepribadian terbentuk , hidup , dan berubah seirama dengan jalannya peoses sosialisasi. Ada 4 faktor penting yang menentukan kepribadian yaitu:
Keturunan (warisan biologis)
Manusia dilahirkan dalam struktur anatomi, fisiologi dan urat sarafnya yang menentukan batas-batas tertentu dalam tingkah laku sosialnya. Batas-batas tersebut berpengaruh terhadap perkembangan sosialnya, artinya penting di dalam proses sosialisasi.
Lingkungan tempat
Lingkungan tempat manusia hidup terdiri dari lokasi, iklim, topografi, dan sumber-sumber alam. Kesemua faktor ini mempengaruhi aktifitas manusia.
Tempat fisik kehidupan sosial
Semua manusia tumbuh “dewasa” bersama-sama dengan bertambahnya pengalaman di dalam satu atau lain tempat topografi, dengan banyak dan sedikit, ada atau tidak ada aneka ragam tempat fisik seperti agraris dan nonagraris. Dengan demikian, mesti mengembangkan adat istiadat, cara hidup dan ciri kepribadian yang cocok dalam kelangsungan hidupnya.
Lingkungan sosial dan budaya
Dalam lingkungan sosial dan budaya tidak ada dua orang individu pun yang hasil bentukan sosialisasinya sama, sebab banyak perbedaan aspek sosial dan budaya seperti dalam ekspresi kebudayaan, pengetahuan atau keterampilan sosial, standar hidup dan mobilitas, kontak dari kelompok tertentu dan mobilitas sosial.
Pemuda ialah salah satu identitas yang sangat potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan pendiri dan pendahulu bangsa yang mana dapat menjadi sumber insani bagi pembangunan negara, bangsa dan agama. Selain itu pemuda,terlebih seorang pemuda yang terpelajar seperti mahasiswa mempunyai peran sebagai pendekar intelektual dan sebagai pendekar sosial bahwa para pemuda selain mempunyai ide-ide atau gagasan yang perlu dikembangkan pemuda juga berperan sebagai perubah bangsa ini. Oleh karena itu, berbagai potensi positif yang dimiliki generasi muda itu harus dikembangkan,di maksimalkan dan pembinaannya disesuaikan dengan asas, arah, dan tujuan yang sesui dengan nilai dan moral bangsa ini.
Pemuda merupakan sekolompok orang yang mempunyai semangat membara dalam tahap pencarian apa arti dirinya untuk menjadi generasi penerus bangsa. Sedangkan identitas atau jati diri merupakan sikap atau sifat yang ada dalam diri seseorang. Pada saat usia masih muda biasanya orang mulai melakukan pencarian jati diri atau mengenali identitas dirinya dengan berbagai macam kegiatan baik akademis maupun non akademis.
dibanding pemuda generasi sebelumnya. Pemuda mulai kehilangan jati dirinya karena mereka cenderung ikut-ikutan ke dalam pergaulan yang bebas yang sedang membumi saat ini.
Apabila kita melihat penggambaran tentang pemuda seperti diatas, maka pemuda mempunyai semangat untuk melakukan perubahan yang sangat berpengaruh dalam meneruskan perjuangan bangsa dan agama. Dalam kehidupan nyata pemuda memiliki proses sosialisasi terhadap lingkungan sosialnya yang sangat menentukan untuk perkembangan kemampuan yang dimiliki masing-masing orang.
Seorang pemuda harus mampu menseleksi perkembangan dan kemungkinan yang ada, agar para pemuda tidak terjerat dalam kehidupan yang akan menghancurkan cita-cita dan harapannya masing-masing. Proses sosialisasi generasi muda adalah suatu proses yang sangat menentukan kemampuan diri pemuda untuk menyelaraskan diri di tengah-tengah kehidupan masyarakat, melalui proses kematangan dirinya dan belajar pada berbagai media sosialisasi yang ada di masyarakat dan mampu menyeleksi berbagai kemungkinan yang ada sehingga mampu mengendalikan diri dalam hidupnya dan mempunyai motivasi sosial yang tinggi.
Ada beberapa solusi agar pemuda tidak kehilangan jati dirinya, yaitu peran orang tua sangat dibutuhkan dalam mendidik anak-anaknya agar bisa menjadi pemuda yang berguna.Selain itu, pendidikan agama dan akhlak yang mulia juga harus ditanamkan kepada para pemuda agar tidak mudah terpengaruh ke dalam tindakan kemaksiatan.
Oleh karena itu, kita sebagai pemuda-pemudi harapan bangsa jangan sampai kehilangan identitas kita.Marilah kita mulai perubahan dari diri kita sendiri agar kita dapat memajukan bangsa ini dan dan kita dapat menjadi pemuda yang bermanfaat bagi agama dan bangsa.
Bagian terbesar dari penduduk indonesia,maka pentingnya peranan generasi muda dalam pembangunan. Dalam kemerdekaan berbagai perubahan secara mendasar. Situasi,kondisi dan tantangan yang dihadapi tidak hanya menyangkut bidang politik, tetapi keseluruhan bidang kehidupan nasional sebagai akibat dari perjuangan untuk mengisi ke merdekaan yaitu dengan adanya pembangunan. Telah menjadi kepentingan bersama seluruh bangsa,termasuk kepentingan dari generasi muda. Untuk mewujudkan kembali tercapainya
cita-cita bangsa yaitu masyarakat adil dan makmur berdasarkan pancasila dan UUD 1945.
Sedangkan identitas atau jati diri merupakan sikap atau sifat yang ada dalam diri seseorang. Pada saat usia masih mudalah biasanya orang mulai melakukan pencarian jati diri atau mengenali identitas dirinya.
Dalam tahap pencarian identitas inilah terkadang masih menemukan kendala.Apalagi dizaman yang serba bebas sekarang ini.Pergaulan merupakan faktor utama yang mempengaruhi terbentuknya jatidiri pemuda.Hal itu dapat dibuktikan dengan melihat media masa, tidak dapat kita pungkiri lagi bahwa cukup banyak tindak kriminal yang yang diberitakan oleh media masa itu, pelakunya adalah para pemuda. Mulai dari tawuran antar pelajar, perkelahian antar geng, narokoba, dan tindakan asusila lain. Dari contoh tersebut dapat dikatakan bahwa moral pemuda zaman sekarang sudah menurun dibanding pemuda generasi sebelumnya. Pemuda mulai kehilangan jati dirinya karena mereka cenderung ikut-ikutan ke dalam pergaulan yang bebas yang sedang ”in” saat ini.
Sangat disayangkan apabila kita melihat pengambaran mengenai pemuda seperti diatas.Karena pemuda mempunyai semangat untuk melakukan perubahan yang sangat berpengaruh dalam meneruskan perjuangan bangsa dan agama.Ada beberapa solusi agar pemuda tidak kehilangan jatidirinya, yaitu sangat dibutuhkan peran orang tua dalam mendidik anak-anaknya agar bisa menjadi pemuda yang berguna.Selain itu, pendidikan agama dan akhlak yang mulia juga harus ditanamkan kepada para pemuda agar tidak mudah terpengaruh kedalam tindakan kemaksiatan.
Oleh karena itu Kita sebagai pemuda-pemudi harapoan bangsa jangan sampai kehilangan identitas kita.Matrilah kita mulai perubahan dari diri kita sendiri agar kita dapat memajukan bangsa ini dan dan kita dapat menjadi pemuda yang bermanfaat bagi agama dan bangsa.Pemuda merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan negara, bangsa dan agama.Selain itu pemuda/mahasiswa mempunyai peran sebagai pendekar intelektual dan sebagai pendekar sosial bahwa para pemuda selain mempunyai ide-ide atau gagasan yang perlu dikembangkan pemuda juga berperan sebagai perubah negara dan bangsa ini.Oleh karena itu, berbagai potensi positif yang dimiliki generasi muda itu harus dikembangkan dan pembinaannya disesuaikan dengan asas, arah, dan tujuan yang ada.
Pemuda merupakan sekolompok orang yang mempunyai semangat dalam tahap pencarian jati diri untuk menjadi generasi penerus bangsa.Sedangkan identitas atau jati diri merupakan sikap atau sifat yang ada dalam diri seseorang. Pada saat usia masih muda biasanya orang mulai melakukan pencarian jati diri atau mengenali identitas dirinya.
Masalah pemuda merupakan masalah yang selalu dialami oleh setiap generasi dalam hubungannya dengan generasi yang lebih tua.Masalah yang dialami biasanya berhubungan dengan nilai-nilai dalam masyarakat. Masalah kepemudaan yang lain adalah belum atau kurang mandirinya dalam hal ekonomi dan kurang dewasa dari segi psikologi.
Pemuda atau genersai muda adalah konsep yang sering di artikan sebagai nili-nilai sebab bukanlah semata-mata istilah atau kurtural. Kita mengenal kata-kata seperti “Pemuda harapan bangsa”, “pemuda milik masa depan bangsa”. Kalau ditinjau dari segi objektif, perumusan yang riil berdasarkan patokan yabg dapat di pergitungkan, seperti kesamaan umur, atau segi kependudukan, pembagian umur antara 15 sampai 25 tahun, sering dihitung sebagai pemuda, sedangakn dari segi sosiologis dan historis, di sini lebih menekankan kepada nilai subjektif, atas dasar tanggapan masyarakat dan kesamaan pengalaman historis.
Pemuda merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan negara, bangsa dan agama.Selain itu pemuda/mahasiswa mempunyai peran sebagai pendekar intelektual dan sebagai pendekar sosial bahwa para pemuda selain mempunyai ide-ide atau gagasan yang perlu dikembangkan pemuda juga berperan sebagai perubah negara dan bangsa ini.Oleh karena itu, berbagai potensi positif yang dimiliki generasi muda itu harus dikembangkan dan pembinaannya disesuaikan dengan asas, arah, dan tujuan yang ada.
Pemuda merupakan sekolompok orang yang mempunyai semangat dalam tahap pencarian jati diri untuk menjadi generasi penerus bangsa.Sedangkan identitas atau jati diri merupakan sikap atau sifat yang ada dalam diri seseorang. Pada saat usia masih muda biasanya orang mulai melakukan pencarian jati diri atau mengenali identitas dirinya.
Dalam tahap pencarian identitas terkadang pemuda masih menemukan kendala. Adapun faktor utama yang mempengaruhi terbentuknya jati diri pemuda adalah pergaulan.Hal itu dapat dibuktikan dengan melihat media masa, tidak dapat kita pungkiri lagi bahwa cukup banyak tindak kriminal yang yang diberitakan oleh media masa itu, pelakunya adalah para pemuda. Mulai dari perkelahian antar pelajar, narokoba, dan tindakan asusila lain. Dari contoh tersebut dapat dikatakan bahwa moral pemuda zaman sekarang sudah menurun dibanding pemuda generasi sebelumnya.Pemuda mulai kehilangan jati dirinya karena mereka cenderung ikut-ikutan ke dalam pergaulan yang bebas yang sedang membumi saat ini.
Apabila kita melihat penggambaran tentang pemuda seperti diatas, maka pemuda mempunyai semangat untuk melakukan perubahan yang sangat berpengaruh dalam meneruskan perjuangan bangsa dan agama. Dalam kehidupan nyata pemuda memiliki proses sosialisasi terhadap lingkungan sosialnya yang sangat menentukan untuk perkembangan kemampuan yang dimiliki masing-masing orang.
Seorang pemuda harus mampu menseleksi perkembangan dan kemungkinan yang ada, agar para pemuda tidak terjerat dalam kehidupan yang akan menghancurkan cita-cita dan harapannya masing-masing. Proses sosialisasi generasi muda adalah suatu proses yang sangat menentukan kemampuan diri pemuda untuk menyelaraskan diri di tengah-tengah kehidupan masyarakat, melalui proses kematangan dirinya dan belajar pada berbagai media sosialisasi yang ada di masyarakat dan mampu menyeleksi berbagai kemungkinan yang ada sehingga mampu mengendalikan diri dalam hidupnya dan mempunyai motivasi sosial yang tinggi.
Ada beberapa solusi agar pemuda tidak kehilangan jati dirinya, yaitu peran orang tua sangat dibutuhkan dalam mendidik anak-anaknya agar bisa menjadi pemuda yang berguna.Selain itu, pendidikan agama dan akhlak yang mulia juga harus ditanamkan kepada para pemuda agar tidak mudah terpengaruh ke dalam tindakan kemaksiatan.
Oleh karena itu, kita sebagai pemuda-pemudi harapan bangsa jangan sampai kehilangan identitas kita.Marilah kita mulai perubahan dari diri kita sendiri agar kita dapat memajukan bangsa ini dan dan kita dapat menjadi pemuda yang bermanfaat bagi agama dan bangsa.ebuah negara akan menjadi besar apabila didukung oleh para pemuda yang sadar bahwa pendidikan itu penting bagi mereka. Kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada generasi penerus bangsa yang tidak lain adalah para pemuda. Suatu bangsa yang besar harus mampu bersaing dengan bangsa lain dalam hal apa pun. Namun, bagaimanakah kondisi Bangsa Indonesia saat ini? Masih banyak anak-anak bangsa yang tidak mampu mengenyam pendidikan karena kemiskinan yang tengah melanda negeri ini. Padahal, pendidikan merupakan kunci utama untuk memajukan bangsa ini, belum lagi kasus narkoba yang kian merebak di kalangan generasi bangsa yang seolah tidak kunjung menemukan titik temu. Lantas, apayang harus kita lakukan untuk membangun bangsa ini? Menjadi generasi unggul yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia melalui pendidikan adalah satu jawaban tepat bagi kita untuk membangun bangsa yang tengah dirundung banyak masalah ini.
Pembangunan Nasional merupakan upaya berkelanjutan untuk memajukan kehidupan bangsa.Modal utamanya adalah generasi bangsa yang cerdas dan kreatif yang memiliki kepekaan pikiran, daya imajinasi yang tinggi, rasa keingintahuan, serta kemampuan untuk menemukan atau menciptakan hal-hal baru. Di tangan para pemuda lah cita-cita bangsa yang semakin tua ini akan diwujudkan. Kejayaan bangsa secara otomatis akan terwujud dengan adanya dukungan dari para pemuda yang unggul. Begitu pula sebaliknya, bangsa ini akan hancur apabila generasi mudanya rusak dan tidak pernah memedulikan masa depan mereka.
Negara Indonesia juga telah berusaha untuk mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas dan kreatif. Hal tersebut dapat kita lihat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea ke-4 yang mencantumkan tujuan negara; “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Dengan demikian, setiap generasi bangsa berhak mengenyam pendidikan sehingga mampu meningkatkan sumber daya manusia di Indonesia.Hal serupa juga dapat kita simak dalam UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional yang mengatur pelaksanaan pendidikan di Indonesia.Tertuang di dalamnya tujuan pendidikan nasional yang menghendaki pengembangan potensi anak bangsa agar menjadi manusia yang bertakwa, berbudi luhur, cerdas, kreatif, berilmu, menguasai teknologi, dan berakhlak mulia. Tujuan tersebut akan dapat terwujud jika terjadi kerjasama yang baik antara pemerintah dan generasi bangsa itu sendiri
b.Peran pemuda dalam masyarakat
Langkah nyata yang telah dilakukan oleh negeri ini dalam rangka mencetak generasi bangsa yang unggul adalah dengan mencanangkan program wajib belajar sembilan tahun, yaitu sampai ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).Bagi para orang tua yang tidak mampu, kini pemerintah dan beberapa yayasan sosial telah berupaya memberikan bantuan untuk membiayai pendidikan putera-puteri bangsa paling tidak sampai tamat SMP.Dengan adanya program wajib belajar sembilan tahun diharapkan dapat terbentuk generasi penerus bangsa yang tangguh, cerdas, dan kreatif untuk mengejar ketertinggalan bangsa ini dari bangsa-bangsa lain di dunia.Kesuksesan program tersebut tidak lepas dari peran orang tua untuk mengawasi putera-puterinya dalam belajar. Saat ini beberapa pemerintah daerah juga telah mencanangkan jam wajib belajar mulai dari pukul 19.00 sampai dengan pukul 21.00. Hal itu dimaksudkan agar pada waktu tersebut, orang tua berupaya memotivasi putera-puterinya untuk belajar di rumah.Dengan kerjasama yang baik antara berbagai pihak, impian untuk mencetak generasi muda yang cerdas dan kreatif bukan sekedar isapan jempol belaka.
Upaya bangsa ini untuk mencetak generasi penerus yang berkualitas, cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia tentu tidak lepas dari berbagai hambatan.Hambatan tersebut di antaranya adalah masuknya budaya asing ke Indonesia yang sebagian besar cenderung menjurus pada hal-hal yang negatif.Akibatnya, generasi muda semakin meninggalkan akar budaya luhur bangsanya dan cenderung mengikuti budaya negatif, seperti pergaulan bebas, sikap hidup boros dan glamour, serta penyalahgunaan narkoba.Budaya tersebut jelas sangat memengaruhi mental generasi muda.Mereka menjadi malas belajar, suka keluyuran pada malam hari bahkan mabuk tidak sadarkan diri. Mereka yang seharusnya menjadi generasi penerus cita-cita bangsa hanya akan memperburuk citra negara. Akibatnya, negara ini akan kekurangan sumber daya manusia yang berkualitas. Tidak aneh kalau tingkat pengangguran dan kemiskinan di Indonesia semakin meningkat. Belum lagi masalah-masalah sosial lain yang menambah keruhnya suasana. Lantas, bagaimana nasib bangsa ini kalau para generasinya rusak seperti itu? Dapat dipastikan negara ini akan terpuruk jika permasalahan semacam itu dibiarkan begitu saja. Oleh karena itu, pelaksana pendidikan dituntut untuk bekerja lebih optimal.Para pendidik diharapkan mampu, bukan hanya sekedar mengajar melainkan juga mendidik generasi bangsa agar terbentuk manusia Indonesia seutuhnya yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia.
Di samping pendidikan, faktor lain yang juga berperan dalam membentuk generasi bangsa yang berkualitas adalah rasa iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Rasa keimanan dan ketakwaan akan membentengi seseorang dari perbuatan-perbuatan tercela. Sebuah pepatah yang berbunyi ‘ilmu tanpa agama adalah buta’ rasanya memang benar adanya. Setinggi apa pun ilmu yang didapatkan tanpa diikuti kepatuhan terhadap perintah agama pasti akan binasa. Sebagai contohnya adalah para pejabat yang terjerat kasus korupsi.Dilihat dari tingkat pendidikannya, seorang pejabat jelas merupakan orang yang berpendidikan tinggi. Hal ini membuktikan bahwa faktor iman dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa belum tertanam dalam diri mereka.Oleh karana itu, generasi muda hendaknya mempunyai rasa iman dan takwa, di samping juga cerdas dan kreatif.Tuhan lah yang seharusnya kita takuti. Dengan demikian, manusia tidak akan berani melakukan perbuatan-perbuatan keji karena Tuhan senantiasa melihat setiap perbuatan yang kita lakukan dan setiap perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban. Untuk menanamkan faktor di atas kepada generasi muda, Pemerintah Indonesia telah memasukkan materi pendidikan agama ke dalam kurikulum pembelajaran di sekolah. Selain itu, kegiatan keagamaan seperti majelis taklim dan peringatan hari besar agama juga merupakan solusi lain dalam rangka menanamkan dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan. Dengan demikian, terbentuklah generasi penerus pilihan yang cerdas, kreatif, berakhlak mulia, dan mengedepankan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan.
Proses pertumbuhan dan perkembangan kepribadian serta penyesuaian diri secara jasmaniah dan rohaniah sejak dari masa kanak-kanak sampai usia dewasa dapat dipengaruhi beberapa faktor, seperti keterbelakangan jasmani dan mental, akibat salah asuh oleh orang tua atau keluarga maupun guru-guru di lingkungan sekolah, pengaruh negatif dari lingkungan pergaulan sehari-hari oleh oleh teman sebayanya. Hambatan-hambatan tersebut memungkinkan timbulnya kenakalan remaja, ketidakpatuhan kepada orang tua dan guru, kecanduan pada narkoba dan narkotika dan lain-lain.
Selain itu, permasalahan generasi ini disebabkan karena ketidakstabilannya dalam beragama. Berdasarkan penelitian pernah ditemukan seorang pemuda berumur 22 tahun dari salah satu Universitas mengalami kegoncangan hebat setelah hubungannya putus dengan teman wanitanya, rajin beribadah dan aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan. Namun setelah hubungannya putus, ia merasa putus asa dan kecewa terhadap Tuhan, lalu berhenti beribadah.
Tidak adanya kesempatan untuk melakukan pembangunan menumbuhkan suatu perasaan yang membosankan dari diri pemuda. Kegiatan mengasingkan diri dan membentuk kelompok-kelompok preman serta melakukan kegiatan yang meresahkan bagi masarakat umum merupakan suatu cara mereka dalam menyalurkan energy. Dengan demikian tidak dapat di salahkan jika generasi muda yang berikutnya akan demikian. Sikap imitasi/meniru prilaku dari orang lain merupakan proses belajar. Maka lingkungan juga memiliki peran yang cukup besar dalam pertumbuhan setiap insan.Lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan sekolah dan lain-lain memiliki porsi yang berbeda dalam membentuk kepribadian anak.Misal seorang anak yang tinggal di lingkungan sekolah pasti memiliki kepribadian yang berbeda dengan anak yang tinggal dilingkungan pasar.
Padahal hakikatnya adalah bahwa Masa depan suatu bangsa terletak di tangan pemuda, artinya merekalah yang akan menggantikan generasi sebelumnya dalam memimpin bangsa . Oleh karena itu mereka perlu diberi bekal berupa ilmu pengetahuan dengan cara memberikan mereka pendidikan baik formal maupun informal, baik pendidikan dasar maupun pendidikan tinggi. Pembangunan yang dilakukan oleh generasi muda merupakan rangkaian gerak perubahan menuju kemajuan.Didalam pembangunan nasional, bukan hanya pembangunan fisik saja yang diperlukan melainkan membawa mereka agar terciptanya perubahan sosial.
Dalam hubungannya dengan sosialisasi generasi muda khususnya mahasiswa telah melaksanakan proses sosialisasi dengan baik dan dapat dijadikan contoh untuk generasi muda.
Pada garis besarnya, pemuda mempunyai peranan sebagai berikut:
1. Agent of change
Peran pemuda sebagai generasi penerus bangsa Indonesia yang pertama dapat dilihat dari peran pemuda sebagai agent of change atau agen perubahan.Artinya bahwa pemuda Indonesia sebenarnya memiliki peranan untuk menjadi pusat dari kemajuan bangsa Indonesia itu sendiri. Dalam hal ini dapat dilakukan melalui pengadaan perubahan-perubahan dalam lingkungan masyarakat, baik secara nasional maupun daerah, menuju kepada arah yang lebih baik lagi pada masa yang akan datang.
Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa ada pernyataan seperti peran pemuda sebagai generasi penerus bangsa, karena yang menentukan kemajuan bangsa Indonesia dimasa depan adalah para generasi mudanya melalui keberhasilan perubahan-perubahan positif yang dapat dilakukan. Memang berbagai macam tantangan pastinya akan dihadapi atau dialami oleh para generasi muda, tetapi setidaknya para pemuda dapat kembali menengok pada makna sumpah pemuda atau pun makna kemerdekaan Indonesia.
Dimana segala tantangan yang ada akan dapat dihadapi jika perbedaan-perbedaan yang ada dapat dihadapi dengan positif dan dilakukan secara bersama-sama yang juga sesuai dengan asas Bhinneka Tunggal Ika. Seperti melalui upaya saling memotivasi dan mendorong adanya kemajuan pada masyarakat. Salah satu kunci agar dapat sukses menjadi agent of change pastinya adalah keyakinan yang dimiliki para pemuda, maksudnya adalah para generasi muda harus yakin akan apa yang mereka miliki dan selalu melakukannya dengan baik dan benar.
Pemuda bertugas untuk mengadakan perubahan – perubahan dalam masyarakat ke arah perubahan yang lebih baik.Perubahan yang bersifat kemanusiaan.
Pemuda sebagai agen dari suatu perubahan.Artinya jika ada sesuatu yang terjadi di lingkungan sekitar dan itu salah, Pemuda dituntut untuk merubahnya sesuai dengan harapan sesungguhnya.Dengan harapan bahwa suatu hari Pemuda dapat menggunakan disiplin ilmunya dalam membantu pembangunan Indonesia untuk menjadi lebih baik kedepannya.
Pemuda adalah salah satu harapan suatu bangsa agar bisa berubah ke arah lebih baik.hal ini dikarenakan Pemuda dianggap memiliki intelek yang cukup bagus dan cara berpikir yang lebih matang, sehingga diharapkan mereka dapat menjadi jembatan antara rakyat dengan pemerintah.Dengan mengadakan perubahan-perubahan dalam masyarakat ke arah yang lebih baik. Pengetahuan yang telah diterima disebuah fakultas atau pendidikan digunakan untuk kemajuan bangsa.Hal yang tidak menghambat kemajuan harus diganti dengan hal baru sesuai dengan tuntutan zaman. Perubahan yang memajukan negara lain belum tentu baik digunakan diindonesia.
2. Agent of development
Selain menjadi agen perubahan, peran pemuda juga sebagai agent of development atau agen pembangunan sebagai penerus bangsa.Artinya bahwa para pemuda Indonesia memiliki peran dan tanggung jawab dalam upaya melancarkan atau melaksanakan berbagai macam pembangunan di berbagai macam bidang, baik pembangunan nasional maupun pembangunan daerah.
Mengapa agen pembangunan juga menjadi suatu peran penting pemuda sebagai penerus bangsa?Hal ini disebabkan karena para pemuda Indonesia wajib menjaga eksistensi bangsa Indonesia di kancah dunia, serta selalu dapat memberikan kesan yang baik di mata dunia.Sebagai contoh seperti mengembangkan bidang kebudayaan daerah Indonesia, kemudian memperkenalkannya pada dunia internasional.
Bahkan agen pembangunan disini bukan hanya sebatas pembangunan fisik maupun non fisik secara nasional dan daerah saja, tetapi juga menyangkut mengenai kemampuan pengembangan potensi generasi muda lainnya. Artinya adalah diperlukan adanya upaya bagaimana potensi dan produktifitas yang ada di diri para generasi muda dapat dikembangkan secara bersama-sama demi mencapai tujuan pembangunan bangsa Indonesia dimana sekarang maupun dimasa yang akan datang.Pemuda bertugas atau melancarkan atau melaksankan pembangunan di segala bidang, baik bersifat fisik maupun non fisik bertugas melancarkan pembangunan bangsa baik bersifat fisik maupun non fisik. Menjadi pemuda yang dapat diharapkan berperan sebagai pelopor dalam pembangunan negara dan masyarakat.
3. Agent of modernization
Pemuda sebagai pelopor pembaharuan. Pembaharuann yang dijalankan tidak telepas dari lingkungan masyarakat sekitar. Tidak semua yang telah hidup dan berakar di bangsa indonesia dapat diubah begiru saja dengan hal baru karna belum tentu perubahan yang dibuat membawa perubahan yang baik. Oleh karena itu mahasiswa sebagai manusia berpendidikan.
Pemuda selalu diidentikan dengan perubahan betapatidak, peran pemuda dalam membangun bangsa ini, peran pemuda dalam menegakkan keadilan, peran pemuda yang menolak kekuasaan.
Sejarah telah mencatat kiprah pemuda-pemuda yang tak kenal waktu yang selalu berjuang dengan penuh semangat biarpun jiwa raga menjadi taruhannya.Indonesia merdeka berkat pemuda-pemuda Indonesia yang berjuang seperti Ir. Sukarno, Moh. Hatta, Sutan Syahrir, Bung Tomo dan lain-lain dengan penuh semangatperjuangan.
Satu tumpah darah, satu bangsa dan satu bahasa merupakan sumpah pemuda yang di ikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928.Begitu kompaknya pemuda Indonesia pada waktu itu, dan apakah semangat pemuda sekarang sudah mulai redup, seolah dalam kacamata negara dan masyarakat seolah-olah atau kesannya pemuda sekarang malu untuk mewarisi semangat nasionalisime.Hal tersebut di pengaruhi oleh Globalisasi yang penuh dengan tren.
Bung Hatta & Syahrir seandainya mereka masih hidup pasti mereka menangis melihat semangat nasionalisme pemuda Indonesia sekarang yang selalu mementingkan kesenangan dan selalu mementikan diri sendiri.Sekarang Pemuda lebih banyak melakukan peranan sebagai kelompok politik dan sedikit sekali yang melakukan peranan sebagai kelompok sosial, sehingga kemandirian pemuda sangat sulit berkembang dalam mengisi pembangunan ini.
Peranan pemuda dalam sosialisasi bermasyrakat sungguh menurun dratis, dulu biasanya setiap ada kegiatan masyarakat seperti kerja bakti, acara-acara keagamaan, adat istiadat biasanya yang berperan aktif dalam menyukseskan acara tersebut adalah pemuda sekitar.Pemuda sekarang lebih suka dengan kesenangan, selalu bermain-main dan bahkan ketua RT/RW nya saja dia tidak tahu.
Selaku Pemuda kita dituntut aktif dalam kegiatan-kegiatan masyarakat, sosialisasi dengan warga sekitar.Kehadiran pemuda sangat dinantikan untuk menyokong perubahan dan pembaharuan bagi masyarakat dan negara.Aksi reformasi disemua bidang adalah agenda pemuda kearah masyarakat madani.Reformasi tidak mungkin dilakukan oleh orang tua dan anak-anak.
sekarang ini sungguh sangat memprihatinkan, banyak pemuda sekarang yang jarang bersosialisasi dengan lingkungan masyarakat sekitar padahal dari pemuda lah timbul semangat-semangat yang dapat membuat sebuah bangsa menjadi besar. Berkurangnya rasa sosialisasi di masyakat juga tidak lepas dari kecanggihan teknologi sekarang yang semuanya serba instant, mudah dan cepat tanpa harus bersusah payah.Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa kenyataannya masih ada pemuda-pemuda yang mengikuti kegiatan-kegiatan masyarakat seperti menjadi panitia-panitia dalam keagamaan, sosial, perayaan dan semacamnya.
Peran pemuda dalam masyarakat dapat ditingkatkan dengan mengadakan acara-acara atau kumpul untuk para pemudanya agar lebih bersosialisasi dengan lingkungan masyarakat sekitar.Semoga cita-cita dan perjuangan para pahlawan dahulu untuk memerdekakan bangsa ini dapat terwujud dengan pemudanya yang turut berperan aktif dalam masyarakat.
Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat sangat membutuhkan sekali peran pemuda untuk kemajuan kedepannya.Apa arti pemuda? pemuda adalah sosok individu yang masih berproduktif yang mempunyai jiwa optimis, berfikir maju, dan berintelegtual. Dan hal yang paling menonjol dari pemuda ialah dengan cara melakukan perubahan menjadi lebih baik dan menjadi lebih maju. Dengan semangat 45 pemuda bisa merubah segalanya menjadi lebih baik.perubahan hampir selalu di majukan oleh para golongan muda. pemuda merupakan pilar bagi kebangkitan umat. banyak kewajiban pemuda yaitu tanggung jawab. kebaikan akan membuat mereka jaya diduniannya contoh dari peran pemuda dalam masyarakatialah
Reposisi Gerakan Pemuda
Gerakan pemuda sebagai gerakan civil society, akan terus menempatkan pemuda pada posisi pelatuk sekaligus pengawal perubahan. Semangat inilah semestinya terus terjaga dalam setiap gerakan kepemudaan.Indefendensi sebagai pilihan semangat gerakan pemuda dan kemandirian sebagai jiwanya, tidak boleh luntur dalam diri setiap gerakan pemuda.
Pemuda jika didefinisikan sebagai masyarakat (social human) yang memiliki kesadaran organik dan senantiasa bergerak dalam kerangka kelembagaan, pada era desentralisasi ini, semestinya pemuda dapat menginternalisasi kembali efektifitas gerakannya. Sebagai jawaban atas peran apa yang semestinya diambil oleh pemuda dalam mengisi pembangunan daerah, pemuda perlu mereposisi dan mendefinisikan ulang gerakannya.
Posisi pemuda yang sangat strategis dalam pembangunan daerah, lebih jauh harus diturunkan dalam bentuk lebih nyata.Seperti sifat, “primordialnya” (lahiriahnya) pemuda yang pada puncak mobilitas gerakan paling tinggi, sangat berpeluang mengisi peran perekat antar wilayah.Peran mengintegrasikan elemen masyarakat daerah dalam pembangunan juga menjadi pilihan yang seharusnya mampu dilakukan dengan baik.Pola gerakan yang memadukan antara mobilisasi kepentingan masyarakat kedalam kebijakan pembangunan daerah (pendampingan/pemberdayaan) politik masyarakat lokal, dan Kontrol sekaligus peningkatan kapasitas aparat pemerintah daerah, tidak mustahil untuk menjadi pilihan gerakan pemuda pada tingkat lokalitas.
Pemuda dan pembangunan Daerah
Sejalan dengan semangat desentralisasi, dengan pelimpahan kekuasaan dan wewenang yang lebih luas kepada pemerintah daerah, membuka kesempatan bagi setiap masyarakat mengisi pembangunan daerah.Pemuda sebagai elemen penting masyarakat dalam pembangunan daerah, sudah sepatutnya memaknai dan mewarnai setiap kebijakan pembangunan daerah.Disinilah pentingnya pemuda memposisikan diri dan mengambil peran-peran strategis dalam pembangunan daerah saat ini.
Dalam jejak rekamnya, pemuda acapkali dalam posisi sebagai pelopor pembaharuan, pelatuk perubahan sekaligus pengawal perubahan. Semangat perubahan yang menjiwai semangat desentralisasi mestinya menemukan titik yang sama dengan peran yang telah melekat dalam diri pemuda. Menterjemahkan peran-peran strategis yang memberi konstribusi bagi percepatan pembangunan daerah menjadi pilihan yang tidak boleh berlalu tanpa pemaknaan dari pemuda.Praktek desentralisasi yang acapkali tidak tepat diterjemahkan oleh pemerintah daerah, perlu terus mendapat kontrol dari masyarakat. Maka, Pilihan sebagai oposisi (pengontrol kebijakan)dalam setiap kebijakan pembangunan daerah juga merupakan pilihan strategis bagi pemuda.
Pemuda bertindak dan bertugas sebagai pelopor dalam pembaharuan.Maksudnya pemuda pemuda dapat memilih mana yang perlu diubah dan mana yang masih tetap dipertahankan.
Jurang pemisah antar golongan akan musnah jika kita memandang semua golongan itu sebagai totalitas (orang tua, pemuda, anak-anak). Dengan demikian tidak ada pertentangan antara pemuda, orang dewasa (generasi tua) dan anak-anak, secara fundamental. Tidak ada generasi yang menganggap dirinya pelindung generasi sekarang atau yang akan datang. Semuanya bertanggung jawab atas keselamatan kesejahteraan, kelangsungan generasi sekarang dan yang akan dating.Kalaupun perbedaan dalam kematangan befikir, dalam menghayati makna hidup dan kehidupan ini semata-mata disebabkan oleh tingkat kedewasaannya saja. Melainkan perbedaan antara kelompok-kelompok yang ada, antara generasi tua dan generasi muda misalnya, hanya terletak pada derajat dan ruang lingkup tanggung jawabnya.
Pemuda adalah aset terbesar yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.Sekarang ini peran pemuda sudah tidak seperti yang dulu ketika awal kemerdekaan mereka mempunyai semangat menggelegar dan sekarang kualitas pemuda rendah dan belum optimal.Padahal peran pemuda sangatlah penting untuk memajukan bangsa ini.Pemuda sangatlah dibutuhkan dalam bangsa untuk membantu mensejahterakan serta menjaga persatuan bangsa.
Selain itu pemuda juga memiliki peran yaitu "agent of change" dan "social control" yaitu pemuda harus menerapkan pedoman hidup di dalam masyarakat, terutama dikampung dan kehidupan akademik di kampus. Karena pemudalah yang menjadi sasaran elemen bangsa yang bisa merubah dan membuktikan lahirnya sebuah peradaban baru.Untuk itu langkah yang paling tepat yaitu dengan mengaktualisasikan Pancasila kepada semua elemen masyarakat melalui peran pemuda.
Sebagai pemuda dan juga sebagai mahasiswa ketika dikampus kita bisa menerapkan dan menjalankan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila untuk membentuk pribadi yang memiliki kematangan intelektual, kreatif, inivatif, dan percaya diri, memiliki kesetiakawanan yang sosial, dan semangat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
Adapun peran yang dilakukan mahasiswa dalam menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yaitu dengan mewariskan nilai-nilai Pancasila kepada generasi dibawahnya, membekali diri dengan pendidikan yang berlandaskan Pancasila, dan juga dengan mengambil peran pengentasan dalam kemiskinan dan pendidikan.
Selain itu organisasi dalam kampus juga bisa untuk mengembangkan pengetahuan para pemuda.Terutama dalam bidang moralitas, sosial, dan mahasiswa yang kritis terhadap masalah yang bisa melahirkan ide-ide dan gagasan baru yang bersifat positif, juga menerapkan musyawarah dan perwakilan.
Mahasiswa juga merupakan pelopor terbesar dalam perubahan sistem ketatanegaraan di Indonesia.Diharapkan mahasiswa bisa menjadi pelopor dalam kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Kedudukan pemuda dalam masyarakat yaitu sebgai makhluk sosial.Artinya beretika, bersusila dijadikan sebagai ukuran moral kehidupan bangsa.Bertindak di atas kebenaran dengan landasan hukum. Sebagai makhluk sosial artinya pemuda tidak dapat berdiri sendiri, dapat menyesuaikan diri dengan norma-norma ,kepribadian dan pandangan hidup yang dianut masyarakat. Sebagai makhluk individual tidak melakukan kebebasan, teapi disertai rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri,masyarakat, dan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
KESIMPULAN
Pemuda sebagai agen perubahan, baik buruknya bangsa indonesia itu tergantung dengan generasi penerusnya. Apabila generasi muda indonesia memiliki mental,edukatif,inovatif, dan religius. Indonesia dipimpin generasi yang terdidik dan dapat tercapai keinginan bangsa indonesia menjadi negara maju.
DAFTAR PUSTAKA
[1][1]Ridwan Hisjam, Pembinaau pemuda, (Jakarta: PT GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA, 1992), hlm9.
2Ahmad Husein,Revitalisasi pemuda demi perubahan ,(Surabaya: Dwikarya, 2009), hlm 25.
[1]Abdullah, Rapi Armad, Bagus Kuncoro, Pemuda dan perubahan sosial,(Semarang: Dwikarya, 2009), hlm 25.
[1] Kompasiana.com, “Peranan Pemuda dalam Masyarakat.”
[1][1]Ridwan Hisjam, Pembinaau pemuda, (Jakarta: PT GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA, 1992), hlm9.
2Ahmad Husein,Revitalisasi pemuda demi perubahan ,(Surabaya: Dwikarya, 2009), hlm 25.
[3]Abdullah, Rapi Armad, Bagus Kuncoro, Pemuda dan perubahan sosial,(Semarang: Dwikarya, 2009), hlm 25.
Alhamdulillah semakin bertambah wawasan saya dengan membaca ini, terima kasih dan sukses selalu
ReplyDeleteAlhamdulillah terimakasih banyak ya ilmu barunya semoga bermanfaat
ReplyDeletesemoga dengan membaca makalah ini bisa menambah wawasan kita. semoga bermanfaat
ReplyDeleteAlhamdulillah Makalah nya sangat bagus dan mudah dipahami.
ReplyDeleteAlhamdulillah barakallah semoga bermanfaat bagi kita semua ❤️
ReplyDeleteAlhamdulillah makalah nya sangat baik, semoga mendatangkan manfaat buat kita.
ReplyDeleteAlhamdulillah sangat bermanfaat..terimaakasih ilmunyaaa:)
ReplyDeleteAlhamdulillah saya menjadi lebih tahu lagi, terimakasih ilmu yg sudah dishare😍
ReplyDeletealhamdulillah makalah ini mudah dipahami dan sangat menginspirasi, semoga bermanfaat, sukses selalu
ReplyDeleteAlhamdulillah makalah sangat mudah dipahami dan sangat menambah wawasan
ReplyDeleteAlhamdulillah makalah ini dapat menambah wawasan saya , makalah ini sangat berguna sekali untuk para pembacanya
ReplyDeleteAlhamdulillah saya dpt ilmu baru, terimakasih sudah berbagi ilmu semoga bermanfaat :)
ReplyDeleteTerima kasih banyak atas ilmu yang dibagikan diblog ini. makalahnya sangat mudah untuk dipahami dan menambah pengetahuan saya
ReplyDeleteMemang benar kata orang, peran pemuda sangat lah vital, dan di makalah ini saya mengetahui banyak wawasan tentang peran pemuda...
ReplyDeletekita sebagai generasi penerus bangsa, makalah ini sangat membantu untuk mengerti bagaimana caranya agar kita bisa menjadi generasi penerus bangsa Indonesia. terimakasih ilmunya.
ReplyDeleteAlhamdulillah cukup lengkap makalahnya, bs dipahami. Makasih banyak
ReplyDeleteAlhamdulillah makalah nya mudah dipahami dan sangat bermanfaat, Terima kasih.
ReplyDeleteAlhamdulillah,,Senangnya setelah membaca isi dari makalah ini saya semakin termotivasi untuk bisa membuat karya semenarik ini dan semakin menambah wawasan pengetahuan saya .Makalah ini sangatlah menarik dan bahasanya juga sangat mudah difahami serta makalah ini juga bisa dijadikan bahan untuk referensi. Terima kasih sudah memberikan ilmu barunya semoga ilmunya bisa bermanfaat dan kelak bisa menciptakan karya - karya menarik lainnya... :) :)
ReplyDeleteIsi makalahnya sangat bermanfaat sekali.Bisa menambah ilmu dan motivasi bagi pembacanya.
ReplyDeleteMateri yang dipaparkan sangat antusias, dari segi penulisan pun sangat bagus. Sehingga pembaca tidak mudah bosan meski materi yang disampaikan sangat banyak. Terimakasih
ReplyDeleteIsi makalahnya sangat bermanfaat sekali.Bisa menambah ilmu dan motivasi bagi pembacanya.
ReplyDeleteAlhamdulillah dapat ilmu baru :))
ReplyDeleteteruslah berkarya semoga anda sukses dan sehat selalu ya hehehehe
ReplyDeletePemuda hari ini pemimpin masadepan, makanya jadi anak muda kudu bener biar bangsa nantinya dipimpin ama orang orang bener
ReplyDeleteAlhamdulillah dengan adanya makalah ini saya mendapat ilmu pengetahuan lebih jauh lagi
ReplyDeleteAlhamdulillah, semangat terus pemuda Indonesia 💪💪💪
ReplyDeleteAlhamdulillah isi makalah nya sangat bermanfaat dan dengan adanya makalah ini dapat menambah wawasan saya
ReplyDeletekeren dan menambah wawasan
ReplyDeleteAlhamdulillah,semoga bermanfaat ilmunyq,amin
ReplyDeletealhamdulillah,, makalah ini sangat membantu dalam peluasan wawasan kami
ReplyDeletemakalh ini menunjkkna bahwa Pemuda sebagai agen perubahan, baik buruknya bangsa indonesia itu tergantung dengan generasi penerusnya. Apabila generasi muda indonesia memiliki mental,edukatif,inovatif, dan religius. Indonesia dipimpin generasi yang terdidik dan dapat tercapai keinginan bangsa indonesia menjadi negara maju
ReplyDeleteAlhamdulillah, penjelasan nya cukup rinci semoga bermanfaat bagi kita semua...
ReplyDeleteSangat inpiratif dan inovatif makalah ini bisa digunakan sebagai objek pembelajaran dan menambah ilmu bagi para mahasiswa dan juga kata-kata yang digunakan dalam makalah ini sangat bagus dan menarik sekali sehingga menarik untuk dibaca
ReplyDeleteBermaanfaat banget nih buat Pemuda Bangsa Indonesia dan Generasi Pemudaa Kedepannya bisa lebih baik
ReplyDeleteBermanfaat banget nih bagi Kalangan Pemuda generasi Kedepan yang lebih baik
ReplyDeleteBermanfaat banget nih bagi Kalangan Pemuda generasi Kedepan yang lebih baik
ReplyDeleteBermaanfaat banget nih buat Pemuda Bangsa Indonesia dan Generasi Pemudaa Kedepannya bisa lebih baik
ReplyDeletemantab nih , buat pemuda yg notabenenya sebagai agent of change, jadi lebih tahu peran besarnya terhadap bangsa ini, keep it up sist😅🙏
ReplyDeleteMantap, makalah mudah dipahami, bahasa lugas, dan bisa menambah referensi baru
ReplyDeleteWah keren sekali bih buat nambah wawasan
ReplyDeleteMateri mudah dimengerti dan dipahami, terimakasih.
ReplyDeleteSangat bermanfaat dan dapat di jadikan refrensi
ReplyDeleteDalam paparan artikel tersebut memberikan sedikit banyak wawasan bagi pembaca mengenai tema yang di angkat.Terimkasih
ReplyDeletewah sangatt bermanfaat, saya jadi tau, terima kasih
ReplyDeletewah sangatt bermanfaat, saya jadi tau, terima kasih
ReplyDeleteAduh syukaak deh , jadii tambah pinter nih makasii yaa atas pengetahuannya, wawasan saya menjadi bertambah
ReplyDeleteMaterinya mudah di fahami terima kasih untuk pemakalah
ReplyDeleteMaterinya sangat mudah dipahami dan menambah wawasan. Terimakasih telah berbagi ilmu
ReplyDeleteAlhamdulillah pengetahuan jadi semakin bertambah semoga bisa bermanfaat untuk orang lain
ReplyDeleteMateri yang disampaikan sudah tertata rapi dan rinci yang akan mempermudah pemahaman bagi pembaca
ReplyDeleteSemoga materi yang disampaikan bermanfaat bagi banyak orang
Alhamdulillah dpt ilmu baru, semangat terus para pemuda indonesia :)
ReplyDeleteWah keren sekali kak bikin wawasan tambah luas
ReplyDeleteBagus banget materinya.
ReplyDeleteKeren banget deh pkoknya
ReplyDeleteSuka banget :v
ReplyDelete